Just another WordPress.com site

Aku Bertanya……..

Sebuah dialog kecil antara aku dan Tuhan

Wednesday 5:15/ February 22, 2012.

Tuhan,

Aku ingin bercerita,

Siang tadi, aku berkenalan dengan realita

Dia mengajakku bermain dan bergembira,

Berlari dan tertawa bersama

Dia menggandeng erat tanganku,

Mengajakku masuk ke sebuah rimba yang sendu

Asing, Tuhan. Setidakknya bagiku..

Namun aku hanya bisa diam terpaku

Realita terus mengajakku masuk kedalamnya

Menelusuri tiap celah rumitnya,

Yang sengaja membuat aku terlupa,

Hingga aku tersesat di bagian tergelapnya

Hingga siang berlalu,

Realita hanya bisa terdiam menunggu

Tanpa bisa berbuat sesuatu

Bisu sambil memandangiku

Saat gelap mulai merayap,

Pecahlah tangisku yang kian menyayat

Aku tercekat,

Sadarlah bahwa aku benar-benar tersesat

Sampai aku meraung-raung,

Realita hanya termenung

Hingga petang begitu syahdu,

Dan kabut mulai beradu

Relita hanya terpaku menatapku

Hingga aku kian tersedu,

Menanti jawab untuk terang

Menunggu petunjuk untuk pulang

Berharap penyelamat akan datang,

Berdoa agar semuanya menghilang,

Aneh, realita tergelak

Terbahak,

Aku tersentak,

Aku terjebak,

Pikiranku tergerak,

Perlahan aku merangkak,

Dan berteriak,

Inilah realita!

Dan aku tesungkur ke dalamnya!

Normal
0

false
false
false

EN-US
X-NONE
X-NONE

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin-top:0in;
mso-para-margin-right:0in;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0in;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

Sebuah dialog kecil antara aku dan Tuhan

Wednesday 5:15/ February 22, 2012.

 

Tuhan,

Aku ingin bercerita,

Siang tadi, aku berkenalan dengan realita

Dia mengajakku bermain dan bergembira,

Berlari dan tertawa bersama

Dia menggandeng erat tanganku,

Mengajakku masuk ke sebuah rimba yang sendu

Asing, Tuhan. Setidakknya bagiku..

Namun aku hanya bisa diam terpaku

Realita terus mengajakku masuk kedalamnya

Menelusuri tiap celah rumitnya,

Yang sengaja membuat aku terlupa,

Hingga aku tersesat di bagian tergelapnya

Hingga siang berlalu,

Realita hanya bisa terdiam menunggu

Tanpa bisa berbuat sesuatu

Bisu sambil memandangiku

Saat gelap mulai merayap,

Pecahlah tangisku yang kian menyayat

Aku tercekat,

Sadarlah bahwa aku benar-benar tersesat

Sampai aku meraung-raung,

Realita hanya termenung

Hingga petang begitu syahdu,

Dan kabut mulai beradu

Relita hanya terpaku menatapku

Hingga aku kian tersedu,

Menanti jawab untuk terang

Menunggu petunjuk untuk pulang

Berharap penyelamat akan datang,

Berdoa agar semuanya menghilang,

Aneh, realita tergelak

Terbahak,

Aku tersentak,

Aku terjebak,

Pikiranku tergerak,

Perlahan aku merangkak,

Dan berteriak,

Inilah realita!

Dan aku tesungkur ke dalamnya!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s